2020-10-22

BPTP BALITBANGTAN YOGYAKARTA HADIR DALAM GERTAM PADI DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

BPTP DI YOGYAKARTA
...

BPTP Balitbangtan Yogyakarta hadir dalam Gerakan Tanam Padi Khusus di Kelompok Tani Margo Mulyo Dusun Wota Wati Desa Pucung Kec. Girisubo Kab. Gunungkidul, tgl 22 Oktober 2020. Gerakan tanam dihadiri oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan D.I. Yogyakarta dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, penyuluh pertanian Kecamatan Girisubo, Polsek Girisubo, Koramil Girisubo dan para petani.

Acara diawali tanam padi. Tanam padi Inpari 24 menggunakan sistem tanam benih langsung. Inpari 24 merupakan varietas padi beras merah, permintaan serta harga yang relatif lebih tinggi di kabupaten Gunungkidul.

BPTP Balitbangtan Yogyakarta diwakili oleh Dr. Arif Anshori. Dalam sambutannya menekankan pentingnya konservasi tanah dan air di Kabupaten Gunungkidul. Mengembalikan jerami ke lahan, dalam bentuk kompos merupakan salah satu bentuk konservasi tanah dan air, akan memperbaiki sifat tanah dan meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air. Hindari membakar jerami.

Anita Windrati, SP, MMA, Kasi Produksi dan Pengelolaan Lahan dan Air Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan D.I. Yogyakarta menekankan pentingnya informasi iklim dalam mengelola tanaman di Kabupaten Gunungkidul. Informasi tentang kejadian iklim khusus harus menjadi perhatian. Adanya el nino maupun la nina dapat memberikan dampak serius pada lahan tadah hujan di Kabupaten Gunungkidul.

Ir. Raharjo Yuwono, MM, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Gunungkidul mengatakan bahwa padi lahan kering mendominasi wilayah zona selatan Kabupaten Gunungkidul. Diperkirakan seluruh wilayah zona selatan telah selesai tanam pada akhir bulan Oktober. Stok pupuk terpenuhi. Petani dapat mengelola lahan pertanian sesuai rencana, diharapkan memberikan hasil yang tinggi (AA-25/10/20).

Sub Sektor : Padi
Komoditas : Tanaman Pangan
Teknologi yang Digunakan :